Berikut adalah keputusan-keputusan strategis yang dihasilkan dalam kongres tersebut:
1. Pembentukan Wadah Tunggal (Unitaristik)
Keputusan paling fundamental adalah menghapuskan segala bentuk organisasi guru yang terpecah-pecah berdasarkan suku, agama, status sosial, maupun latar belakang pendidikan (peninggalan kolonial).
-
Keputusan: Melebur semua organisasi tersebut ke dalam satu wadah bernama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
-
Makna: Guru Indonesia menyatakan diri bersatu tanpa kasta, mempertegas identitas sebagai pendidik bangsa yang merdeka.
2. Penegasan Sifat Organisasi
Kongres menyepakati tiga sifat utama PGRI yang masih dipegang teguh hingga hari ini:
-
Unitaristik: Tanpa membedakan ijazah, status kepegawaian, maupun jenis sekolah.
-
Independen: Berdiri di atas kaki sendiri dan tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun.
-
Non-Partisan: Tidak memihak pada golongan tertentu, melainkan hanya kepada kepentingan negara dan profesi.
3. Manifesto “Tiga Bakti” PGRI
Kongres merumuskan tiga tujuan utama organisasi yang dikenal sebagai wujud pengabdian guru, yaitu:
-
Mencerdaskan kehidupan bangsa berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.
-
Memperjuangkan kesejahteraan guru dan kedudukan hukum mereka sebagai tenaga profesional.
4. Pernyataan Sikap Politik: Setia pada NKRI
Mengingat saat itu Belanda masih mencoba kembali menguasai Indonesia (Agresi), kongres mengeluarkan keputusan politik yang berani:
-
Keputusan: PGRI secara resmi menyatakan setia dan berdiri tegak di belakang Pemerintah Republik Indonesia yang dipimpin oleh Soekarno-Hatta.
-
Aksi: Guru-guru diinstruksikan untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga turun tangan dalam perjuangan fisik jika diperlukan untuk mempertahankan kedaulatan.
5. Pembentukan Kepengurusan Pertama
Kongres menetapkan susunan pengurus besar pertama untuk menjalankan roda organisasi di masa darurat.
Tabel Ringkasan Kongres I
| Aspek | Keterangan |
| Waktu | 24 – 25 November 1945 |
| Lokasi | SGP Surakarta (Sekarang SMPN 3 Surakarta) |
| Hasil Utama | Berdirinya PGRI sebagai wadah tunggal guru. |
| Ketua Pertama | Rh. Koesnan |
| Semangat | Nasionalisme, Persatuan, dan Pendidikan. |
Dampak Jangka Panjang
monperatoto
monperatoto
slot gacor
monperatoto
monperatoto
monperatoto
togel online
slot gacor
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
togel online
toto togel
situs gacor
toto togel
togel online
togel online
slot gacor
togel online
situs gacor
togel
slot gacor
situs gacor
slot gacor
togel 4d
toto togel
situs togel
link gacor
toto togel
togel online
togel online
situs togel
toto togel
bandar togel
togel online
situs togel
togel online
togel online
link gacor
kampungbet
link gacor
link gacor
kampungbet
togel online
kampungbet
situs togel
bandar togel
situs togel
link gacor
toto togel
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
kampungbet
